RESUME MATERI AKIDAH AKHLAK MTs KELAS IX

 

I.                   MENINGKATKAN KEIMANAN KEPADA HARI AKHIR

 

Dalil / Bukti Kebenaran Adanya Hari Akhir

وَأَنَّ السَّاعَةَ آَتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ

“dan sungguh hari kiamat pasti datang, tidak ada keraguan padanya, dan sungguh Allah akan membangkitkan siapapun yang di dalam kubur”. (Q.S. Al Hajj : 7)

 

إِنَّ السَّاعَةَ آَتِيَةٌ أَكَادُ أُخْفِيهَا لِتُجْزَى كُلُّ نَفْسٍ بِمَا تَسْعَى

“sungguh, hari kiamat itu akan datang, Aku merahasiakan (waktunya) agar setiap orang dibalas sesuai dengan apa yang telah dia usahakan”. (Q.S. Thoha : 15)

 

إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا (1) وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا (2)

1. Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat),

2. dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, (Q.S. Az Zalzalah :1-2)

  

a.      Tanda-tanda Kiamat Sughra dan Kiamat Kubra

Kiamat sughra atau kiamat kecil yaitu kerusakan sesuatu yang menjadi bagian dari alam semesta ini. Misalnya meninggalnya seseorang, gunung meletus, gempa bumi atau tsunami.

Kiamat kubra atau kiamat besar yaitu hari kerusakan dan kehancuran seluruh alam semesta ini sehingga alam dunia musnah dan berganti dengan alam baru yaitu alam akhirat.

 

Tanda-tanda kiamat sughra yaitu beberapa kejadian yang merupakan tanda-tanda telah dekatnya kiamat kubra. Dari beberapa hadits diketahui bahwa tanda-tanda kiamat sughra antara lain :

1.      Penaklukan Baitul Maqdis di Palestina oleh umat Islam

2.      Merajalelanya perzinaan dan kebohongan

3.      Merajalelanya alat musik yang melalaikan manusia

4.      Banyaknya di bangun masjid-masjid yang bagus tapi kosong dari jama’ah

5.      Banyak terjadi kejahatan, perselisihan antarsaudara, dan hubungan yang tidak baik antartetangga

6.      Banyak orang alim yang sholeh meninggal dunia

7.      Orang bodoh dan hina mendapatkan kedudukan terhormat (jadi pemimpin dsb)

8.      Mengucap salam hanya kepada orang yang dikenal saja

9.      Banyak wanita berpakaian tapi seperti telanjang

10.  Bulan sabit kelihatan besar

11.  Negara Arab menjadi padang rumput dan sungai

12.  Banyak orang bersaksi palsu dan menyembunyikan kebenaran

Adapun tanda-tanda kiamat kubra menunjukkan bahwa hari kiamat sudah amat dekat (hampir terjadi). Tanda-tanda tersebut antara lain :

1.      Matahari terbit dari barat

2.      Keluarnya Dajjal (orang-orang pendusta)

3.      Keluarnya hewan aneh dari dalam bumi yang dapat berbicara

4.      Munculnya Ya’juj-Ma’juj (bangsa yang suka merusak dan menghancurkan)

5.  Turunnya Nabi Isa as

6. Terjadinya gempa dahsyat di barat, timur dan Arab Saudi

7. Munculnya asap atau kabut tebal (dukhon)

8. Munculnya api dari Yaman 

 

b.      Alam Ghaib yang Berhubungan dengan Hari Akhir

1.      Alam Barzakh (alam kubur)

Alam barzakh yaitu tempat roh manusia yang mati sebelum datangnya kiamat kubra (yaumus sa’ah)

 sesungguhnya apabila seseorang di antara kamu meninggal dunia, ditampakkan kepadanya tempat tinggalnya nanti di waktu pagi dan petang. Apabila yang ditampakkan ahli surga, ia termasuk ahli surga. Sebaliknya apabila yang ditampakkan ahli neraka maka ia termasuk ahli neraka. Kala itu dikatakan kepadanya, ‘Inilah tempatmu sampai nanti saatnya Allah SWT membangkitkan kamu di hari kiamat’”. (H.R. Bukhori-Muslim)

2.      Yaumul Ba’ats

Yaumul ba’ats adalah hari dimana Allah SWT membangkitkan semua manusia dari dalam kuburnya.

قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَنْ بَعَثَنَا مِنْ مَرْقَدِنَا هَذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ

Mereka berkata : ‘celakalah kami, siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?’ inilah yang dijanjikan Allah yang Maha Pengasih dan benarlah rasul-rasul-(Nya)” (Q.S. Yasin : 52)

3.      Yaumul Hasyr

Yaumul hasyr yaitu hari dikumpulkannya seluruh manusia untuk dimintai pertanggungjawaban amalnya selama di dunia. Tempat berkumpulnya disebut mahsyar. Di mahsyar, manusia akan mengalami hisab dan mizan (perhitungan dan penimbangan amal).

وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَاهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا

Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan kami kumpulkan mereka (semua manusia) dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka” (Q.S. Al Kahfi : 47)

4.      Yaumul Hisab

Yaumul hisab yaitu hari penghitungan seluruh amal manusia selama di dunia.

فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ (7) فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا (8)

maka adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya, maka ia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah……” (Q.S. Al Insyiqaq : 7-8)

5.      Yamul Mizan

Yaumul mizan yaitu hari penimbangan amal manuisa.

وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا  

dan Kami akan memasang timbangan yang tepat di hari kiamat, maka tidak seorang pun dirugikan walau sedikit”. (Q.S. Al Anbiya : 47)

6.      Yaumul Jaza’

Yaumul jaza’ artinya hari pembalasan setiap amal manusia.

فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ (6) فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ (7) وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ (8) فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ (9)

“dan adapun orang-orang yang berat timbangan (amal kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah”. (Q.S. Al Qari’ah : 6-9)

7.      Surga (jannah)

Surga adalah suatu tempat di akhirat yang penuh dengan kenikmatan yang disediakan Allah bagi orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada-Nya.

وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ عَطَاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ

dan adapaun orang-orang yang berbahagia, maka (tempatnya) di dalam surga. Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain), sebagai karunia yang tidak ada putus-putusnya”. (Q.S. Huud : 108)

8.      Neraka (naar)

Neraka adalah suatu temapt di akhirat yang berisi penuh penderitaan dan siksa sebagai balasan bagi orang-orang yang durhaka dan mengingkari hukum-hukum Allah SWT.

فَأَمَّا الَّذِينَ شَقُوا فَفِي النَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ  

maka adapun orang-orang yang sengsara maka tempatnya di dalam neraka, disana mereka mengeluarkan dan menarik nafas dengan merintih”. (Q.S. Huud : 106)

 

 

c.       Contoh Perilaku Beriman kepada Hari Akhir

1.      Bersikap hati-hati dalam berusaha untuk mencukupi kebutuhan hidup. Jangan sampai melanggar hukum-hukum agama

2.      Hanya mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal

3.      Tidak berbuat yang merugikan pihak lain

4.      Memperbanyak amal baik dalam rangka mencari ridho Allah

5.      Menjauhkan diri dari segala perbuatan dosa

 

II.                MENERAPKAN AKHLAK TERPUJI KEPADA DIRI SENDIRI

 

a.      Berilmu

Berilmu artinya memiliki pengetahuan, kepandaian atau kemampuan tentang sesuatu.

Contoh perilaku berilmu :

·         Memiliki semangat yang tinggi dalam memperlajari sesuatu

·         Rajin mendatangi majlis-majlis ilmu

·         Gemar bergaul dengan orang-orang yang berilmu lagi sholeh

b.      Kerja Keras

Kerja keras artinya bersungguh-sungguh, tekun dan ulet dalam mengerjakan sesuatu untuk mencukupi kebutuhan hidup.

Contoh perilaku kerja keras :

·         Sebagai anak dari keluarga miskin, Fadli sangat bersemangat untuk membantu orang tuanya. Sepulang sekolah ia membantu ayahnya mencangkul di kebun tetangga. Upahnya digunakan untuk membeli peralatan sekolah dan membiayai sekolahnya

c.       Kreatif

Kreatif artinya memiliki daya cipta atau kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat.

Contoh perilaku kreatif :

·         Ahmad berhasil membuat mainan anak-anak yang menarik dan unik dari bahan bekas pakai

d.      Produktif

Produktif artinya kemampuan menghasilkan karya dalam jumlah banyak atau banyak mendatangkan hasil.

Contoh perilaku produktif :

·         Ahmad yang sudah terampil membuat mainan anak-anak dari bahan bekas pakai senantiasa memanfaatkan waktu senggangnya untuk meningkatkan karyanya sehingga ia dapat menghasilkan (memproduksi) mainan dalam jumlah yang banyak. Hasil dari penjualan karyanya ia gunakan untuk menambah biaya sekolahnya

 

 

III.             ADAB TERHADAP SAUDARA, TEMAN DAN TETANGGA

Adab dalam istilah Islam adalah akhlak, yang berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku. Manusia dituntut untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik. Dan bila hal ini dilakukan seorang pelajar, maka pelajar tersebut tergolong sebagai orang yang beradab atau berakhlak.

Saudara adalah orang yang masih memiliki hubungan kerabat dengan kita. Sampai garis keturunan ketujuh masih dikatakan saudara (kerabat) meskipun ada yang disebut saudara dekat dan ada yang disebut saudara jauh.

Teman adalah orang yang (pernah) bergaul dengan kita, ada di sekitar kita, dan sering bertemu dengan kita. Maka kita kenal ada teman sewaktu kecil, teman sekolah, teman se-kantor, teman berorganisasi, teman kerja, dan sebagainya.

Tetangga adalah orang yang rumahnya atau tempat tinggalnya dekat dengan rumah kita. Jika tetangga masih satu RT (Rukun Tetangga) dengan kita disebut tetangga dekat. Jika satu RW (Rukun Warga) disebut tetangga jauh.

Menurut sebagian ulama, tetangga adalah "orang-orang yang salat Subuh bersamamu", sebagian lagi mengatakan “40 rumah dari setiap sisi", sebagian lagi mengatakan “40 rumah di sekitarmu, 10 rumah dari tiap sisi".

 Bentuk adab kepada saudara misalnya:

     Menjalin silaturrahmi antar saudara

     Saling perhatian dan kasih sayang

     Menjaga nama baik keluarga

     Menjauhi sifat permusuhan kepada saudara

Bentuk adab kepada teman misalnya:

      mengucapkan salam pada saat berjumpa

      bersikap tawaduk dan tidak sombong

      saling bekerja sama dan tolong-menolong

      saling mendoakan kebaikan

      tidak mendiamkan lebih dari tiga hari

      Menanamkan sifat mengalah

 

Bentuk adab kepada tetangga misalnya:

      Menerapkan “5S” (Sapa, Salam, Senyum, Sopan, dan Santun)

      Menjaga kerukunan dan keamanan

      Menganggap tetangga dekat sebagai saudara

      Saling silaturrahmi

      Selalu berprasangka baik

      Selalu membuka pintu maaf

      Menanamkan sifat mengalah

 

IV.             MENINGKATKAN KEIMANAN KEPADA QADA DAN QADAR

 

a.      Pengertian Qada dan Qadar

Qada artinya ketetapan atau keputusan Allah tentang segala sesuatu dari makhluk-Nya sejak zaman azali (zaman sebelum diciptakannya alam semesta).

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا

“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (Q.S. Al Ahzab :36)

 

Qadar artinya ukuran atau aturan yang diciptakan Allah untuk mewujudkan ketetapan-Nya.

إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ

sesungguhnya kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran”. (Q.S. Al Qamar : 49)

وَالَّذِي قَدَّرَ فَهَدَى  

(Allah) Yang menentukan kadar masing-masing dan memberi petunjuk”. (Q.S. Al A’la : 3)

Iman kepada qada dan qadar (takdir) artinya meyakini dengan sepenuh hati bahwa segala yang ada di dunia ini terjadi menurut kekuasaan dan kehendak Allah SWT sesuai dengan aturan yang diciptakan-Nya (sunnatullah).

 

b.      Perilaku yang Menunjukkan Sikap Beriman Kepada Qada dan Qadar (Takdir)

1.      Memiliki semangat ikhtiar (berusaha) untuk mencapai sesuatu yang dikehendaki, karena nasib manusia seperti lahir-kematian, jodoh, rezeki, bahagia atau celaka adalah rahasia Allah. Manusia diperintah Allah untuk mengetahui takdirnya melalui ikhtiar atau usaha.

2.      Memasrahkan segala hasil usahanya kepada keputusan Allah (bersikap tawakal) disertai doa

3.      Bersikap tawadhu’ (rendah hati) terhadap kebesaran Allah. Karena kebahagiaan atau keberhasilan yang diraih manusia semata-mata adalah karunia dari Allah dan senantiasa bersyukur kepada Allah

4.      Tabah hati dalam menghadapi musibah karena kehidupan adalah ujian-ujian dari Allah yang harus dilalui dengan sabar dan tidak menyerah pada kesulitan

 

V.                MENGHINDARI AKHLAK TERCELA DALAM PERGAULAN REMAJA

 

a.      Contoh Perilaku Akhlak Karimah dalam Pergaulan Remaja

1.      Menundukkan pandangan terhadap lawan jenis

2.      Tidak bersuara dengan mendayu-dayu, mendesah atau merayu

3.      Menutup aurat

4.      Memperbanyak teman / kenalan (ta’aruf)

5.      Memahami kondisi teman (tafahum)

6.      Saling membantu dalam kebaikan dan ketakwaan (ta’awun)

7.      Bersikap toleran, saling menghormati dan menghargai perbedaan (tasamuh)

8.      Jujur dan adil terhadap teman

9.      Dapat menjaga amanah dan menepati janji

 

b.      Contoh Perilaku Akhlak Tercela dalam Pergaulan Remaja

1.      Berkhalwat (berduaan dengan lawan jenis yang buka muhrim)

2.      Ikhtilat (bercampurnya laki-laki dan perempuan tanpa kontrol, seperti klub-klub malam, tontonan pertunjukan musik dan sebagainya)

3.      Tawuran antarpelajar

4.      Pornografi dan pornoaksi

5.      Kebut-kebutan liar di jalan raya

6.      Tindak kriminal seperti pencurian dan perampasan

7.      Pengedaran dan pemakaian obat-obatan terlarang (narkotika, psikotropika dan zat aditif lainnya)

8.      Praktik aborsi sebagai akibat dari pergaulan bebas

 

·         Dampak Negatif Minum Minuman Keras / Narkoba :

  1. Merusak kesehatan tubuh (pusing,sakaw dll)
  2. Merusak pikiran
  3. Menghambur-hamburkan uang
  4. Berdosa,merusak keimanan
  5. Masa depan suram
  6. Menimbulkan kemaksiatan yg lain
  7. Menjadi sampah masyarakat
  8. Menimbulkan berbagai penyakit dan kematian

 

·         Dampak negatif tawuran :

  1. melukai orang lain/diri sendiri, mati
  2. terjerat masalah hukum
  3. mencemarkan nama baik
  4. memutuskan tali persahabatan /silaturahmi
  5. merusak fasilitas umum
  6. menimbulkan permusuhan
  7. Mengganggu ketertiban umum dan warga sekitar (macet dll)
  8. Dipandang sebelah mata oleh masyarakat
  9. Dibenci Allah

 

·         Dampak Negatif Khalwat :

a.       bisa terjerumus perzinaan, masa depan suram

b.      menambah dosa

c.       bisa menimbulkan fitnah dan perbuatan buruk lainnya

d.      bisa membangkitkan hawa nafsu setan

e.       mengganggu aktifitas belajar, dan lingkungan sekitar

f.        dimurkai allah

 

·         Dampak Negatif judi :

a.       Meracuni/merusak keimanan

b.      Mengnyia2kan waktu,lupa sholat,malas2an, menunda pekerjaan

c.       Menghamburkan uang/harta,larut dalam kesenangan tanpa perhitungan

d.      Membuat miskin

e.       Tidak disukai orang

f.        Memakan uang haram

g.      Dimurkai Allah

h.      Bisa menimbulkan perkelahian

i.        Bisa menimbulkan syirik,tersesat di jalan Allah

j.        Berdosa besar



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Proposal Fatayat

SOAL ULANGAN AKIDAH AKHLAK KELAS 7 MTS (TAUBAT, TAAT, ISTIQOMAH DAN IKHLAS)